KATAMEDIA – Semangat kepemudaan di ibu kota Jawa Tengah kembali bergelora akhir pekan lalu. Karang Taruna Kota Semarang, melalui pengurus di tingkat Kecamatan Tembalang, sukses memanaskan mesin sosial dengan menggelar turnamen futsal dan festival UMKM secara meriah pada Sabtu hingga Minggu (26-27/7).
Selama dua hari, halaman kantor Kecamatan Tembalang disulap menjadi arena unjuk gigi bagi para pemuda dan pelaku usaha lokal. Suara riuh terdengar dari lapangan futsal, di mana 12 tim dari 12 kelurahan se-Tembalang bertarung sengit. Turnamen yang menggunakan sistem gugur ini dikhususkan bagi anak muda berusia 16–25 tahun.
Imam Lutvi, seorang panitia dari Karang Taruna Kecamatan Tembalang, menjelaskan bahwa ajang ini memiliki tujuan ganda. “Turnamen ini bukan sekadar olahraga, tapi medium membangun kekompakan anak muda di tiap wilayah,” katanya. Selain itu, turnamen juga menjadi panggung untuk mencari bibit-bibit atlet futsal potensial.
Kemeriahan tidak hanya tersaji di lapangan. Di sisi lain halaman, 13 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam bazar yang semarak. Setiap kelurahan mengirimkan satu perwakilan, ditambah partisipasi istimewa dari satu pelaku usaha difabel. Stan-stan yang ditata apik itu menyajikan beragam produk, mulai dari kerajinan tangan, kuliner lokal, hingga produk kreatif khas Tembalang.
Ketua Karang Taruna Kota Semarang, Suragah Rambing, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata vitalitas organisasi. “Ini bukti bahwa Karang Taruna bukan organisasi mati. Di tangan anak-anak muda, kami justru bergerak, berjejaring, dan membawa dampak nyata,” tegas pria yang akrab disapa Rega itu.
Lebih lanjut, Rega menyebut agenda kolaboratif ini sebagai “pemanasan” penting. Menurutnya, tujuan akhir dari kegiatan semacam ini bukanlah trofi atau skor akhir, melainkan kesiapan para anggota di setiap kelurahan.
“Gong-nya ada di kesiapan teman-teman Karang Taruna tiap kelurahan untuk ikut terjun mengatasi persoalan sosial di wilayahnya masing-masing,” tandasnya.
Meski turnamen telah usai dan bazar telah ditutup, energi sosial yang dibangkitkan di Tembalang dijamin tidak akan padam. Bola semangat itu kini terus menggelinding, siap diwujudkan dalam kerja-kerja nyata di tengah masyarakat.