KATAMEDIA – Harapan mulai tumbuh bagi para korban kebakaran yang meluluhlantakkan 15 rumah di Kampung Kulitan dan Gang Inggris, Jagalan, Semarang Tengah. Semangat gotong royong warga dan berbagai elemen masyarakat berhasil menembus kebuntuan birokrasi untuk membangun kembali hunian yang hangus.
Sebelumnya, bantuan pembangunan sempat terkendala status tanah. “Awalnya harusnya ini bisa dibangun, tapi persoalannya tanah ini tanah tasrifin,” ungkap Camat Semarang Tengah, Aniceto Magno Da Silva.
Menghadapi hal itu, Aniceto segera mengumpulkan Danramil, Kapolsek, LPMK, dan Lurah untuk mencari solusi. “Alhamdulillah dalam dua hari kita berhasil mengumpulkan Rp117 juta,” jelasnya.
Gelombang kepedulian terus membesar. Karang Taruna Kota Semarang, dipimpin H Suragah Rambing atau Mas Rega, turut menyerahkan tambahan donasi sebesar Rp 80 juta.
“Hari ini kita serahkan bantuan. Jadi total dana yang terkumpul sudah Rp197 juta,” ujar Mas Rega.
Dukungan juga datang dari BAZNAS, PMI, PSI Kota Semarang (Rp 5,5 juta), dan PSM Kota Semarang (Rp 9 juta). Organisasi masyarakat pun turun tangan melakukan kerja bakti setiap hari.
Peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pemulihan telah dilakukan. “Insyaallah besok mulai belanja material, Senin kita bisa start menggarap,” tambah Mas Rega. Ia menargetkan warga bisa segera kembali ke rumah sebelum musim hujan tiba.
“Banyak tangan mau mendukung, banyak yang membantu. Rasa gotong royong terasa begitu kaya,” pungkasnya.