KATAMEDIA – Duka mendalam menyelimuti warga Jalan Pedamaran Gang Buntu, Semarang Tengah, menyusul robohnya sebuah rumah warga pada Selasa (28/10/2025) tengah malam. Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB itu menimpa satu keluarga yang sedang beristirahat, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Merespons cepat musibah tersebut, jajaran Karang Taruna Kota Semarang bersama pengurus Karang Taruna Kecamatan Semarang Tengah segera turun ke lokasi untuk melakukan aksi tanggap bencana dan membantu para korban dan melakukan beberapa dialog pasca trauma kepada salah satu anggota keluarga.
Peristiwa robohnya bangunan tersebut menyisakan kisah pilu. Saat kejadian, material atap bangunan langsung menimpa seluruh penghuni rumah. Tim penyelamat dan warga yang tiba di lokasi berjuang mengevakuasi para korban.
Nahas, satu orang anggota keluarga tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat. Sementara tiga korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Evakuasi berlangsung dramatis, terlebih saat seorang anak yang selamat ditemukan tertimpa material bangunan. Anak tersebut dilaporkan harus bertahan dalam kondisi terjepit selama kurang lebih 45 menit sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh tim gabungan.
Pengurus Karang Taruna Kecamatan Semarang Tengah, yang memimpin langsung aksi di lapangan, menyatakan bahwa pihaknya segera bergerak begitu mendengar kabar duka tersebut.
“Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Ini adalah duka kita bersama. Sesuai fungsi kami dalam kesetiakawanan sosial, kami langsung menerjunkan tim untuk membantu proses evakuasi dan mendata kebutuhan mendesak,” ujarnya di lokasi kejadian, Rabu (29/10/2025) pagi.
Karang Taruna segera mendirikan posko darurat sederhana dan berkoordinasi dengan BPBD serta Dinas Sosial setempat. Fokus utama adalah memberikan dukungan moril dan bantuan logistik awal bagi keluarga korban yang selamat dan kehilangan tempat tinggal.
Adapun beberapa barang yang diberikan secara langsung oleh Karang Taruna meliputi paket sembako, pakaian layak pakai, selimut, perlengkapan bayi, dan bantuan dana tunai awal untuk kebutuhan darurat.
“Kami juga mengerahkan anggota untuk membantu membersihkan puing-puing material bersama warga. Kami akan terus memantau kondisi korban luka di rumah sakit dan siap memberikan bantuan lanjutan yang diperlukan,” tutupnya.
Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti robohnya bangunan tersebut.