SEMARANG — Karang Taruna Kota Semarang kembali menghadirkan terobosan segar dalam merangkul generasi muda. Melalui unit teknis medianya, Katamedia, organisasi kepemudaan ini resmi menginisiasi program podcast bertajuk “PDKT”. Mengusung format obrolan santai namun berbobot, program ini dirancang khusus untuk mengupas tuntas potensi, gagasan, serta dinamika pemuda di tengah masyarakat Kota Atlas.
Ketua Katamedia, Sarah, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari keinginan menciptakan jembatan komunikasi yang relevan dengan kultur anak muda saat ini, sekaligus mendokumentasikan aksi nyata pengurus wilayah secara konsisten.
"Melalui 'PDKT', kami ingin menyuguhkan obrolan yang santai, dekat, tapi tetap bernas. Banyak sekali potensi pemuda dan kegiatan sosial di kota Semarang yang luar biasa namun belum terekspos luas. Katamedia hadir sebagai panggung digital agar gagasan serta aksi nyata teman-teman Karang Taruna dari tingkat kecamatan sampai RT bisa saling menginspirasi," ujar Sarah.
Pada edisi perdananya, podcast “PDKT” mengundang langsung Ketua Karang Taruna Kecamatan Semarang Utara sebagai narasumber pembuka. Episode ini mengulas rekam jejak, tantangan teritorial di kawasan pesisir dan perkotaan, hingga kiat menjaga soliditas struktur pemuda dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga ke level rukun tetangga (RT).
Andri Prasetyo Ketua Karang Taruna Kecamatan Semarang Utara menyambut hangat inisiatif ini dan mengapresiasi ruang dialog yang dibangun oleh pengurus tingkat kota.
"Ruang seperti podcast ini sangat kami nantikan. Selama ini ada kesan Karang Taruna hanya ramai saat agustusan, padahal denyut nadi kegiatannya berjalan setiap minggu, mulai dari pendampingan warga, bakti sosial, hingga pergerakan ekonomi kreatif di tingkat RT. Melalui obrolan di PDKT ini, kami ingin memperlihatkan bahwa pemuda di Semarang Utara siap berkolaborasi dan terus hadir langsung memberi solusi bagi lingkungan sekitar," ungkapnya.
Kehadiran program “PDKT” diharapkan mampu mengikis stigma pasif dan memantik semangat anak-anak muda lainnya untuk ikut ambil bagian dalam pembangunan lingkungan masing-masing. Program ini sekaligus membuktikan soliditas jejaring Karang Taruna Kota Semarang yang terus terhubung aktif hingga ke akar rumput.