KATAMEDIA – Kenaikan harga beras di sejumlah pasar tradisional Kota Semarang mendorong Karang Taruna (KT) Kota Semarang untuk mengambil tindakan nyata. Sebagai bentuk keprihatinan, organisasi kepemudaan tersebut menggelar bakti sosial dengan membagikan total 10 ton beras gratis kepada warga kurang mampu.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Alumni Akpol 2010 Rinaksa Sakalamandala ini secara simbolis dimulai di Kecamatan Tugu pada Minggu (24/8).
Ketua Karang Taruna Semarang, Suragah Rambing, menuturkan bahwa 10 ton beras tersebut akan didistribusikan secara tersebar di 12 kecamatan. Wilayah sasaran meliputi Kecamatan Tugu, Ngaliyan, Mijen, Pedurungan, Genuk, Gayamsari, Tembalang, Candisari, Banyumanik, Semarang Barat, Semarang Tengah, dan Semarang Utara.
Suragah menegaskan bahwa penyaluran bantuan dipastikan tepat sasaran. “Warga yang mendapat bantuan beras sebelumnya sudah terdata dalam warga kurang mampu di Kecamatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses pendataan dilakukan langsung oleh anggota Karang Taruna di lapangan yang proaktif mencari warga yang benar-benar membutuhkan. “Kami ingin Karang Taruna Kota Semarang bisa kembali menjadi garda terdepan dalam mengatasi masalah-masalah sosial di kota Semarang,” harapnya.
Inisiatif ini mendapat apresiasi dari pemerintah setempat. Camat Tugu, Eko Padang, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang disalurkan kepada 100 warga di wilayahnya.
“Kami mewakili masyarakat Kecamatan Tugu mengucapkan terima kasih pada Karang Taruna Kota Semarang yang sudah memberikan bantuan untuk warga miskin,” terang Eko.
Rasa syukur juga diungkapkan oleh salah satu penerima, Muria, warga RT 6/RW 7 Kelurahan Mangkang Wetan. Menurutnya, bantuan ini sangat meringankan beban kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah, senang. Terima kasih Karang Taruna kota Semarang. Beras ini sangat membantu untuk makan sehari-hari keluarga saya,” ungkapnya.
https://shorturl.fm/dPz0V
https://shorturl.fm/5prR9